Seminar Proposal Tesis 29 Juli 2024

Usup Rohendi dari angkatan 2023 dengan judul Tesis “Pendekatan Arsitektur Rumah Mikro dan Rumah Tumbuh pada Kegiatan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Kawasan Kumuh Kota Bandung” dibahas oleh Ir. Ilhamdaniah, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., dan Dr. Ir. Nuryanto, S.Pd., M.T., serta Pembimbing Prof. Dr. Ir. Asep Yudi Permana, S.Pd., M.Des., dan Dr. Sri Handayani, M.Pd. Dibahas pada Seminar Proposal Tesis Program Studi Arsitektur (S-2) UPI pada tanggal 29 Juli 2024 secara daring.

Dalam penelitian tesis yang dilakukan Usup mempunyai tujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip arsitektur Rumah Mikro dan Rumah Tumbuh yang relevan untuk diterapkan pada desain rumah penerima bantuan kegiatan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni. Mengevaluasi dampak yang dapat dihasilkan dari prinsip-prinsip arsitektur Rumah Mikro dan Rumah Tumbuh terhadap keberlanjutan Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni dikawasan Kumuh Kota Bandung, dan yang terakhir itu mengenai bagaimana penerapan arsitektur Rumah Mikro dan Rumah Tumbuh sebagai strategi untuk meningkatkan tingkat pencapaian Outcome program.

Usup mengungkapkan dampak dari penelitian ini, dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

  1. Penelitian ini akan memberikan wawasan baru dan kontribusi terhadap pengembangan solusi perumahan yang adaptif dan berkelanjutan, khususnya dalam konteks perbaikan rumah tidak layak huni di kawasan kumuh Kota Bandung.
  2. Implementasi pendekatan arsitektur rumah mikro dan rumah tumbuh dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan kumuh, dengan menyediakan hunian yang lebih layak, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan serta preferensi penghuninya.
  3. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran dan kontribusi masyarakat dalam perbaikan rumah tidak layak huni melalui pendekatan arsitektur rumah mikro dan rumah tumbuh, sehingga dapat meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian mereka dalam mengelola hunian mereka sendiri.

Metode penelitian yang diaplikasikan Usup yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, yang memungkinkan pengamatan yang mendalam terhadap pendekatan Arsitektur mikro dan rumah tumbuh pada kegiatan perbaikan rumah tidak layak huni dikawasan kumuh kota Bandung, dari metode ini bertujuan untuk menggambarkan, mengidentifikasi, dan menganalisis konsep keberlanjutan secara rinci. Serta penelitian kualitatif menitikberatkan pada pertanyaan terbuka dan memperoleh data melalui wawancara, observasi, dokumen, dan materi audiovisual. Analisis data dilakukan dengan metode analisis teks dan gambar, sementara interpretasi mencakup pemahaman tema dan pola yang muncul dari data

Ruang lingkup dalam penelitian Usup ini diantaranya adalah :

  1. Menelaah karakteristik kawasan kumuh di Kota Bandung, termasuk kondisi fisik, sosial, ekonomi, dan lingkungan
  2. Menerapkan prinsip-prinsip arsitektur rumah mikro dan rumah tumbuh dalam perbaikan rumah tidak layak huni, dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang relevan.
  3. Menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat mendukung implementasi pendekatan arsitektur rumah mikro dan rumah tumbuh dalam perbaikan rumah tidak layak huni di kawasan kumuh Kota Bandung

Dalam penelitian ini, Usup memilih lokasi obyek studi para penerima Bantuan Program Perbaikan Rumah Tidak Layak huni yang berada di Kawasan Kumuh Kelurahan Suka Haji kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung dimana pada lokasi tersebut terletak di RW. 02, 03, 04 dan 06.

Posted in Berita and tagged .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *