Mia Ulfah Andini dari angkatan 2022 dengan judul Tesis “Pedoman Desain Perpustakaan Umum Adaptif Era Digital untuk Kota Besar” diuji oleh Tutin Aryanti, S.T., M.T., Ph.D. dan Dr. Ir Nuryanto S.Pd., M.T. serta pembimbing Prof. Dr. Mokh. Syaom Barliana, M.Pd., M.T. dan Dr. Eng. Beta Paramita, S.T., M.T. Dibahas pada Sidang Tahap 1 Tesis Program Studi Arsitektur (S-2) UPI pada tanggal 19 Agustus 2024 secara daring.

Mia memilih topik permasalahan dalam penelitiannya ini berkaitan dengan latar belakang di mana dibutuhkannya pengembangan perpustakaan umum kota yang bisa memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat sehingga memberikan dampak meningkatnya kemanfaatan dan keterlibatan masyarakat dalam berkegiatan di perpustakaan.

Pemilihan kota sebagai cakupan perpustakaan dipilih karena :
- Perpustakaan dalam cakupan wilayah Kota merupakan fasilitas yang paling memungkinkan dijangkau/dikunjungi masyarakat dalam kegiatan sehari-hari. Berbeda dengan Perpustakaan Nasional dan Provinsi yang cakupannya lebih luas dan tidak semua orang bisa mengunjunginya di keseharian mereka;
- Perpustakaan dalam cakupan wilayah kota berpotensi menjadi rujukan, acuan atau induk dari perpustakaan-perpustakaan yang lebih kecil di wilayahnya sehingga pengembangan dan peningkatan kualitas di perpustakaan umum kota bisa berdampak baik juga pada perpustakaan-perpustakaan tersebut.
Hasil dari pengisian kuisioner dengan menggunakan skala semantik differensial yang sudah dikumpulkan Mia dianalisis berdasarkan skor yang diperoleh dari setiap pertanyaan. Semakin banyak skor dari responden maka semakin tinggi tingkat keutamaan poin indikator tersebut. Selanjutnya, indikator yang memiliki nilai persetujuan terbanyak akan menjadi indikator yang lebih diutamakan dalam urutan pedoman perancangan. Hal tersebut akan menentukan urutan dari indikator pada masing-masing prinsip. Analisis secara keseluruhan akan menentukan kesesuaian prinsip-prinsip yang telah dirumuskan dengan persepsi dan kebutuhan dari populasi/masyarakat.

Berdasarkan prinsip-prinsip perancangan perpustakaan yang sebelumnya telah dirumuskan, Mia mengungkapkan bahwa penerapan prinsip adaptif era digital yang diutamakan adalah disediakannya ruang untuk bekerja dan belajar atau coworking space, dengan adanya coworking space pada perancangan perpustakaan adalah menganalisis aktifitas pengunjung dan alurnya.

Pengunjung dapat mengakses coworking space dengan melalui pintu masuk utama ataupun pintu masuk lain dengan syarat harus ada gate yang lebih dulu dilewati. Gate ini adalah penerapan dari indikator adaptif era digital yaitu menerapkan sistem autogate untuk pengunjung. Bagi pengunjung yang membawa barang dan butuh fasilitas penyimpanan, smart locker disediakan dengan terhubung pada area lobby.
