Seto Maulana Mahendra dari angkatan 2023 dengan judul Tesis “Penggunaan Artificial Intelligence dalam Penerapan Arsitektur Bioklimatik untuk Meningkatkan Kenyamanan Termal Hotel di Indonesia : Studi Kasus Hotel di Kota Cirebon” dibahas oleh Dr. Eng. Beta Paramita, S.T., M.T., dan Dr. Ir. Nuryanto, S.Pd., M.T. serta Pembimbing Dr. Eng. Usep Surahman, S.T., M.T., dan Dr. Diah Cahyani Permana Sari, S.T., M.T. Dibahas pada Seminar Proposal Tesis Program Studi Arsitektur Program Magister UPI pada tanggal 02 Juli 2024 secara daring.

Seto memiliki tujuan dalam penelitian tesisnya ini untuk mengeksplorasi penerapan arsitektur bioklimatik sebagai strategi untuk meningkatkan tingkat kenyamanan yang lebih ramah lingkungan pada hotel di Kota Cirebon dengan bantuan artificial intelligent (AI) sekaligus berfokus pada evaluasi kenyamanan termal terhadap hasil iterasi desain arsitektural hotel yang dibuat menggunakan teknologi AI

Seto berharap dengan adanya penelitan ini bisa memberikan manfaat antara lain yaitu, bisa diketahuinya poin-poin penting dalam perancangan sebuah hotel dengan mempertimbangkan iklim sebagai unsur utama dalam desain dan penggunaan artificial intelligence yang diharapkan menjadi sebuah inovasi agar memberikan sebuah warna baru dan juga kenyamanan masyarakat yang berwisata ke Kota Cirebon. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:
- Memperluas pemahaman teoritis mengenai penggunaan artificial intellegence dalam penerapan arsitektur Bioklimatik terhadap tingkat kenyamanan hotel;
- Dalam bidang arsitektur, hasil penyusunan tesis ini diharapkan dapat memperkaya kajian terhadap perancangan hotel dengan mengedepankan konsep desain yang berfokus pada iklim setempat demi mendapatkan hotel dengan kenyamanan termal yang baik;
- Hasil rancangan dapat digunakan sebagai acuan bagi penerapan konsep arsitektur bioklimatik dalam pengembangan bangunan hotel di wilayah Kota Cirebon;
- Dengan memahami bagaimana prinsip-prinsip arsitektur bioklimatik dapat membantu membuktikan keberlanjutan suatu bangunan, penelitian ini akan meningkatkan kesadaran akan pentingnya memperhitungkan aspek lingkungan dalam desain bangunan hotel;
- Dapat meningkatkan minat di antara peneliti tentang topik ini, dan diharapkan akan ada penelitian tambahan yang menghasilkan penelitian yang lebih mendalam dan komprehensif.
Metode penelitian yang dilakukan Seto merujuk pada serangkaian prosedur atau tahapan yang digunakan dalam memperoleh pengetahuan atau keilmuan, dan digunakan metode Research and Development (R&D). Metode R&D adalah suatu proses atau serangkaian langkah untuk mengembangkan produk baru atau menyempurnakan produk yang sudah ada dengan cara yang dapat dipertanggungjawabkan, dan metode R&D ini merupakan metode penelitian yang menghasilkan produk dalam bidang keahlian tertentu, yang juga dapat menghasilkan produk sampingan serta menunjukkan efektivitas dari produk tersebut.

Seto melakukan pengumpulan data informasi historis mengenai iklim di Kota Cirebon, yang meliputi suhu, kelembapan udara, arah angin, kecepatan angin, serta radiasi matahari, diperoleh dari stasiun meteorologi lokal dan database iklim nasional. Informasi ini digunakan untuk menentukan kondisi iklim yang mempengaruhi desain arsitektur bioklimatik. Selanjuta data kenyamanan termal yang diperoleh dari data hasil kuesioner yang diberikan kepada pengunjung dan staf hotel, bertujuan untuk menggali persepsi mereka tentang kenyamanan termal di lingkungan hotel. Karena agar mengetahui kenyamanan termal yang sesuai dengan prefrensi masing-masing individu yang berbeda.
Dalam penelitian ini, Seto memilih lokasi yang berada di Jl. Siliwangi Kota Cirebon. Lokasi yang terletak di jantung Kota Cirebon, menawarkan kemudahan akses ke berbagai destinasi wisata, pusat perbelanjaan, dan fasilitas umum. Wisatawan dapat dengan mudah menjangkau berbagai tempat menarik di Cirebon tanpa perlu melakukan perjalanan jauh, meningkatkan kenyamanan dan pengalaman mereka selama menginap.

Seto melakukan perancangan sebuah hotel bintang 4 di atas lahan seluas 8.800 m² memberikan ruang yang cukup untuk pembangunan hotel dengan fasilitas lengkap. Terletak di Zona Perdagangan dan Jasa dengan sub zona K-3, lokasi ini menawarkan peluang besar untuk mengembangkan fasilitas perhotelan yang modern dan ramah lingkungan. Intensitas ruang di lokasi ini dirancang untuk mendukung berbagai fungsi komersial dan pelayanan.
